Google+ Followers

Minggu, 18 Maret 2012

Aplikasi Strategi dan Model Pembelajaran PAKEM

Aplikasi Strategi dan Model Pembelajaran PAKEM
BENTUK KEGIATAN PEMBELAJARAN YANG DIHARAPKAN
• Berpusat pada peserta didik
• Mengembangkan kreativitas peserta didik
• Menciptakan kondisi belajar yang menyenangkan dan menantang
• Bermuatan nilai, etika, estetika dan logika
• Menjadikan pengalaman belajar yang beragam
Stategi PAKEM antara lain :
1. EVERYONE IS A TEACHER HERE (setiap murid sebagai guru)
2. WRITING IN THE HERE AND NOW (Menulis pengalaman secara langsung)
3. READING ALOUT (Strategi Membaca dengan Keras)
4. THE POWER OF TWO & FOUR (Menggabung 2 dan 4 Kekuatan)
5. INFORMATION SEARCH (Mencari Informasi)
6. POINT-COUNTERPOINT (Beradu pandangan sesuai perspektif)
7. READING GUIDE(Bacaan terbimbing)
8. ACTIVE DEBATE (Debat aktif)
9. INDEX CARD MATCH (Mencari jodoh kartu tanya jawab/isu sejenisnya)
10. JIGSAW LEARNING (Belajar melalui tukar delegasi antar kelompok)
11. ROLE PLAY (Bermain Peran)
12. DEBAT BERANTAI
13. LISTENING TEAM (Tim Pendengar)
14. TEAM QUIZ (Pertanyaan Kelompok)
15. SMALL GROUP DISCUSSION (diskusi kelompok kecil)
16. CARD SORT (menyortir kartu)
17. GALLERY WALK (Pameran berjalan)
18. MUSYKILAT AL-THULLAB (Problematika murid)-untuk bahasa arab
19. ISTINTAJIYAH (Pengambilan kesimpulan)-untuk bahasa arab
20. MUQARANAT AL-NASH (Perbandingan teks)-untuk bahasa arab

Aplikasi Praktis Strategi PAKEM
1. EVERYONE IS A TEACHER HERE (setiap murid sbg Guru)
• Bagikan kertas (card) kepada setiap siswa dan mintalah mereka untuk menuliskan sebuah pertanyaan tentang materi pelajaran yang telah atau sedang dipelajari, atau topik khusus yang ingin didiskusikan dalam kelas.
• Kumpulkan kertas-kertas tersebut, diaduk, dan bagikan kembali kepada masing-masing siswa. Kemudian putarkan dengan memberi skor dengan ketentuan pertanyaan dianggap berbobot (relevansi dan kualitas pertanyaan). Suruh siswa membaca pertanyaan di kertas masing-masing, sambil berpikir bagaimana jawabannya.
• Undang volunter (sukarelawan) untuk maju kedepan dan membacakan pertanyaan yang ada di tangan nya, serta memberikan respon ( jawaban / penjelasan ) atas pertanyaan tersebut. Kembangkan diskusi. . . .
• Berikan apresiasi (pujian/tdk menyepelekan) terhadap setiap jawaban agar termotivasi untuk tdk takut salah.

2.WRITING IN HERE AND NOW
(Menulis Pengalaman secara Langsung)
• Guru memilih jenis pengalaman yang diinginkan siswa. Bisa peristiwa masa lampau atau yang akan datang, dan menjelaskan tentang tujuan penulisan dengan cara merefleksikan pengalaman masing2 siswa..
• Guru memerintahkan peserta didik untuk menulis, saat sekarang, tentang pengalaman yang dipilih. Perintahkan mereka untuk memulai awal pengalaman dan menulis apa yang sedang mereka dan lainya lakukan dan rasakan. Guru menyuruh pseta didik untuk menulis sebanyak mungkin yang mereka inginkan tentang peristiwa-peristiwa yang terjadi dan perasaan-perasaan yang dihasilkanya.
• Guru memberikan waktu yang cukup untuk menulis. Peserta didik seharusnya tidak merasa terburu-buru. Ketika mereka selesai, guru mengajak mereka untuk membacakan tentang refleksinya.
• Guru mendiskusikan hasil pengalaman peserta didik tersebut bersama-sama.
• Guru melakukan kesimpulan, klarifikasi dan tindak lanjut.

3. READING ALOUD(Strategi Membaca dengan Keras)
• Guru memilih teks yang cukup menarik untuk dibaca dengan keras, misalnya tentang manasik haji. Guru hendaknya membatasi dengan suatu pilihan teks yang kurang dari 500 kata.
• Guru menjelaskan teks itu pada peserta didik secara singkat. Guru memperjelas poin-poin kunci atau masalah-masalah pokok yang dapat diangkat.
• Guru memilih teks yang cukup menarik untuk dibaca dengan keras, misalnya tentang manasik haji. Guru hendaknya membatasi dengan suatu pilihan teks yang kurang dari 500 kata.
• Guru menjelaskan teks itu pada peserta didik secara singkat. Guru memperjelas poin-poin kunci atau masalah-masalah pokok yang dapat diangkat.
• Guru dapat membuat diskusi-diskusi singkat jika para peserta didik menunjukan minat dalam begian tertentu. Kemudian guru melanjutkan dengan menguji apa yang ada dalam teks tersebut.
• Guru melakukan kesimpulan, klarifikasi dan tindak lanjut.

4.THE POWER OF TWO $ FOUR ( Menggabung 2 dan 4 kekuatan)
• Terapkan satu masalah /pertanyaan terkait dengan materi pokok (SK/KD/Indikator)
• Beri kesempatan pada peserta untuk berpikir sejenak tentang masalah tersebut.
• Bagikan kertas pada tiap peserta didik untuk menuliskan pemecahan masalah /jawaban (secara mandiri) lalu periksalah hasil kerjanya.
• Perintahkan peserta didik bekerja berpasangan 2 orang dan berdiskusi tentang jawaban masalah tersebut, lalu periksalah hasil kerjanya.
• Peserta didik membuat jawaban baru atas masalah yang disepakati berdua..
• Selanjutnya perintahkan peserta didik bekerja berpasangan 4 orang dan berdiskusi lalu bersepakat mencari jawaban terbaik, lalu periksalah hasil kerjanya.
• Jawaban bisa ditulis dalam kertas atau lainya, dan guru memeriksa dan memastikan setiap kelompok telah menghasilkan kesepakatan terbaiknya menjawab masalah yang dicari.
• Guru mengemukakan penjelasan dan solusi atas permasalahan yang didiskusikan tadi.
• Guru melakukan kesimpulan, klarifikasi dan tindak lanjut.

5. INFORMATION SEARCH (Mencari Informasi)
• Tersedia referensi terkait topik pembelajaran tertentu sesuai SK/KD/Indikator (misalnya : hakikat manusia dalam Islam)
• Guru menyusun kompetensi dari topik tersebut.
• Mampu mengidentifikasi karakter manusia Muslim kaffah.
• Guru membuat pertanyaan untuk memperoleh kompetensi tersebut.
• Carilah ayat dan hadits terkait.
• Bagi kelas dalam kelompok kecil 3 orang)
• Peserta ditugasi mencari bahan diperpustakaan/warnet yang sudah diketahui oleh guru bahwa bahan tersebut benar-benar ada.
• Setelah peserta mencari dan kembali kekelas, guru membantu dengan cara membagi referensi kepada mereka.
• Peserta diminta mencari jawaban dalam referensi tersebut yang dibatasi oleh waktu (mis 10 menit) oleh guru.
• Hasilnya didiskusikan bersama seluruh kelas.
• Guru menjelaskan materi pelajaran terkait dengan topik tersebut.
• Guru melakukan kesimpulan, klarifikasi dan tindak lanjut.
6.POINT-COUNTERPOINT (Beradu pandangan sesuai perspektif)
Langkah-langkah penerapan:
1)Pilih satu topik yang mempunyai dua perspektif(pandangan) atau lebih
2)Bagi kelas menjadi beberapa kelompok sesuai dengan perspektif(pandangan yang ada)
3)Pastikan bahwa masing-masing kelompok duduk pada tempat yang terpisah
4)Mintalah masing-masing kelompok untuk menyiapkan argumen sesuai dengan perspektif kelompoknya
5)Pertemukan kembali masing-masing kelompok dan beri kesempatan untuk memulai berdebat dengan menyampaikan argumen yang disepakati dalam kelompok
6)Undang anggota kelompok yang lain untuk menyampaikan pandangan yang berbeda.
7)Beri klarifikasi atau kesimpulan dengan membandingkan isu-isu yang anda amati.
Tujuan penerapan strategi ini adalah untuk melatih peserta didik agar mencari argumentasi yang kuat dalam memecahkan suatu masalah yang aktual di masyarakat sesuai dengan posisi yang diperankan.

7.READING GUIDE (Bacaan terbimbing)
Langkah-langkah penerapan:
1)Tentukan bacaan yang akan di pelajari
2)Buatlah pertanyaan yang akan dijawab oleh peserta atau kisi-kisi dan boleh juga bagan atau skema
3)Bagikan bahan bacaan dengan pertanyaan atau kisi-kisinya kepada peserta
4)Tugas peserta adalah mempelajari bahan bacaan tersebut dengan menggunakan pertanyaan atau kisi-kisi yang ada.Batasi aktivitas sehingga tidak memakan waktu.
5)Bahas pertanyaan atau kisi-kisi tersebut dengan menanyakan jawaban kepada peserta.
6)Pada akhir pembelajaran,berilah ulasan atau penjelasan secukupnya.
7)Guru melakukan kesimpulan,klarifikasi, dan tindak lanjut.
Tujuan strategi ini adalah membantu pesrta didik lebih mudah dan terfokus dalam memahami suatu materi pokok.

8.ACTIVE DEBATE (Debat aktif)
Langkah-langkah penerapan:
1)Kembangkan suatu pertanyaan yang berkaitan dengan sebuah kasus/isu kontroversial dalam suatu topik yang relevan dengan SK/KD/Indikator.
2)Bagi kelas menjadi dua kelompok; tugaskan mereka pada posisi “pro” dan “kontra”.
3)Minta setiap kelompok untuk menunjuk wakil mereka,dua/tiga orang sebagai juru bicara.
4)Awali “debat” dengan meminta masing-masing juru bicara untuk mengemukakan pandangannya secara bergantian.
5) Juru bicara akan kembali ke kelompok mereka untuk minta pendapat guna mengatur strategi untuk membuat bantahan pada kelompok lainnya.
6)Apabila cukup,hentikan debat (pada puncak perdebatan)dengan menyisakan waktu sebagai follow up dari kasus yang diperdebatkan.
7)Guru melakukan kesimpulan,klarifikasi, dan tindak lanjut.
Tujuannya adalah untuk melatih peserta didik agar mencari argumentasi yang kuat dalam memecahkan suatu masalah yang kontroversial serta memiliki sikap demokratis dan saling menghormati terhadap perbedaan pendapat.

9.INDEX CARD MATCH (Mencari jodoh kartu Tanya jawab)
Langkah-langkah Penerapan:
1)Bualah potongan-potongan kertas sejumlah peserta dalam kelas dan bagi menjadi dua kelompok.
2)Tulis pertanyaan tentang materi yang telah diberikan sebelumnya.Setiap kertas satu pertanyaan.
3)Pada kertas yang lain,tulis jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut.
4)Kocok semua kertas, sehingga soal dan jawaban tercampur.
5)Bagikan setiap peserta satu kertas,jelaskan bahwa ini aktivitas yang berpasangan.
6)Mintalah peserta untuk mencari pasanganya.Jelaskan agar mereka tidak memberikan materi yang mereka dapatkan kepada teman yang lain.
7)Setelah itu,mintalah setiap pasangan secara bergantian membacakan soal yang diperoleh kepada teman yang lainnya.Lalu dijawab oleh pasangannya.
8)Akhiri dengan klarifikasi dan kesimpulan serta tindak lanjut.
Tujuannya adalah untuk melatih peserta didik agar lebih cermat dan lebih kuat pemahamannya terhadap suatu materi pokok.

10. JIGSAW LEARNING (Belajar melalui tukar delegasi antar kelompok)
Langkah-langkah penerapan:
1)Pilih materi pembelajaran yang dapat dibagi menjadi beberapa segmen/bagian.
2)Bagilah peserta menjadi beberapa kelompok sesuai dengan jumlah segmen yang ada.
3)Setiap kelompok mendapat tugas membaca,memahami dan mendiskusikan serta membuat ringkasan materi pembelajaran yang berbeda.
4)Setiap kelompok mengirimkan anggotanya ke kelompok lain untuk menyampaikan apa yang telah mereka pelajari dalam kelompoknya.
5)Kembalikan suasana kelas seperti semula,lalu tanyakan apabila ada persoalan-persoalan yang tidak terpecahkan dalam kelompok.
6)Berilah peserta didik pertanyaan untuk mengecek pemahaman mereka.
7)Guru melakukan kesimpulan,klarifikasi dan tindak lanjut.
Tujuan penerapan strategi ini adalah untuk melatih peserta didik agar terbiasa berdiskusi dan bertanggung jawab secara individu untuk membantu memahamkan tentang suatu materi pokok kepada teman sekelasnya.

11. ROLE PLAY (Bermain Peran)
• Menetapkan topik ( konflik interpersonal, antar golongan, perbedaan pendapat/perspektif.. )
• Tunjuk 2 orang siswa/peserta didik maju kedepan untuk memerankan karakter tertentu :10-15 menit.
• Mintalah keduanya untuk bertukar peran.
• Hentikan role play apabila telah mencapai puncak tinggi/dirasa sudah cukup.
• Pada saat kedua siswa/peserta didik memerankan karakter tertentu dimuka kelas, siswa/peserta didik lainya diminta untuk mengamati dan menuliskan tanggapan mereka.
• Guru melakukan kesimpulan, klarifikasi dan tindak lanjut.

12. DEBAT BERANTAI
• Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok kecil.
• Masing-masing kelompok ditunjuk koordinator untuk menulis.
• Mereka diberi konsep atau gagasan yang mengundang pro-kontra.
• Masing-masing kelompok memberikan pendapatnya dengan cara : (koordinator mengatur posisi duduk melingkar, setiap anggota kelompok menyampaikan ide setuju dengan alasanya, bergantian anggota yang lain tidak setuju dengan alasanya.
• pada putaran kedua, anggota yang tadi setuju berganti menyampaikan ide tidak setuju disertai alasan, sementara yang tidak setuju berganti menyampaikan setuju disertai alasanya, demikian hingga semua anggota selesai menyampaikan pendapat bebasnya.
• Guru meminta siswa secara suka rela maju kedepan untuk menuliskan alasan yang setuju dan tidak setuju dari masing-masing kelompok tadi.
• Guru menyimpulkan dan melakukan refleksi secara tindak lanjut.

13. LISTENING TEAM (Tim Pendengar)
• Peserta didik dibagi dalam 4 kelompok. Setiap kelompok mempunyai peran dan tugas sendiri-sendiri.
• Kelompok 1 (sebagai kelompok penanya) bertugas membuat pertanyaan yang didasarkan pada materi yang telah disampaikan oleh guru.
• Kelompok 2 (sebagai kelompok setuju) bertugas menyatakan poin-poin mana yang disetujui dan menjelaskan alasanya.
• Kelompok 3 (sebagai kelompok tidak setuju) bertugas mengomentari poin mana yang tidak disetujui dan menjelaskan alasanya.
• Kelompok 4 (sebagai pembuat contoh) bertugas membuat contoh atau aplikasi materi yang baru disampaikan oleh guru.
• Guru menyampaikan materi pelajaran. Setelah selesai, kelompok-kelompok tersebut diberi waktu untuk melaksanakan tugas sesuai dengan yang diterapkan. Tugas guru hanya memberikan pengarahan agar 4 kelompok tersebut mengemukakan tugasnya dengan baik. Selain itu guru juga memberikan komentar jika ada pendapat kelompok yang menyimpang terlalu jauh dari materi pelajaran.
• Guru melakukan klarifikasi, kesimpulan dan tindak lanjut.

14. TEAM QUIS ( Pertanyaan Kelompok)
• Guru memilih topik yang dapat dipresentasikan dalam 3 bagian, misalnya tentang pernikahan dan perceraian dalam Islam.
• Guru membagi peserta didik menjadi 3 kelompok.
• Guru menjelaskan bentuk sesinya dan memulai presentasi. Guru membatasi presentasi sampai 10 menit atau kurang.
• Guru meminta tim A menyiapkan quis yang berjawaban singkat. Quis ini tidak memakan waktu lebih dari 5 menit untuk persiapan. Tim B dan C memanfaatkan waktu untuk meninjau lagi catatan mereka.
• Tim A menguji anggota tim B. jika tim B tidak bisa menjawab tim C diberi kesempatan untuk menjawabnya.
• Tim A melanjutkan ke pertanyaan selanjutnya kepada anggota tim C dan mengulang proses yang sarna.
• Ketika quis selesai, guru melanjutkan pada bagian kedua pelajaran dan menunjuk tim B sebagai pemimpin quis.
• Setelah tim B menyelesaikan ujian tersebut, guru melanjutkan pada bagian ketiga dan menentukan tim C sebagai pemimpin quis.

15.SMALL GROUP DISCUSSION (Diskusi Kelompok Kecil)
• Bagi kelas menjadi beberapa kelompok kecil (maksimal 5 murid) dengan menunjuk ketua dan sekretaris.
• Berikan soal studi kasus (yang dipersiapkan oleh guru) sesuai dengan standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD).
• Instruksikan setiap kelompok untuk mendiskusikan jawaban soal tersebut.
• Pastikan setiap anggota kelompok berpartisipasi aktif dalam diskusi.
• Instruksikan setiap kelompok melalui juru bicara yang ditunjuk menyajikan hasil diskusinya dalam forum kelas.
• Klarifikasi, penyimpulan dan tindak lanjut guru.

16. CARD SORT (Menyortir Kartu)
• Guru menyiapkan kartu berisi tentang materi pokok sesuai SK/KD mata pelajaran (catatan : perkirakan jumlah kartu sama dengan jumlah murid dikelas, isi kartu terdiri dari kartu induk/topik utama dan kartu rincian).
• Seluruh kartu dilacak/dikocok agar campur.
• Bagaikan kartu kepada murid dan pastikan masing-masing memperoleh satu (boleh dua).
• Perintahkan setiap murid bergerak mencari kartu induknya dengan mencocokan kepada kawan sekelasnya.
• Setelah kartu induk beserta seluruh rincianya ketemu, perintahkan masing-masing membentuk kelompok dan menempelkan hasilnya dipapan secara urut.
• Lakukan koreksi bersama setelah semua kelompok menempelkan hasilnya.
• Mintalah salah satu penanggung jawab kelompok untuk menjelaskan hasil sortir kartunya, kemudian mintalah komentar dari kelompok lainya.
• Berikan apresiasi setiap hasil kerja murid.
• Lakukan klarifikasi, penyimpulan dan tindak lanjut.

17. GALLERY WALK (Pameran berjalan)
• Peserta dibagi dalam beberapa kelompok
• Kelompok diberi kertas plano/flip cart
• Tentukan topik/tema pelajaran
• Hasil kerja kelompok ditempel di dinding
• Masing-masing kelompok berputar mengamati hasil kerja kelompok lain
• Salah satu wakil kelompok menjelaskan setiap apa yang ditanyakan oleh kelompok lain
• Koreksi bersama-sama
• Klarifikasi dan penyimpulan


18. MUSYKILAT AL-THULLAB (Problematika Murid)
• Guru memberikan potongan kertas kosong kepada siswa agar diisi pertanyaan gramatika yang belum difahami
• Potongan kertas yang telah diisi dengan pertanyaan tadi agar diberikan kepada teman sebelahnya untuk dibaca dan diberi tanda cheklist (v) jika ia ingin mengetahui jawabanya. Jika tidak harus diberikan langsung pada teman berikutnya
• Guru memberikan potongan kertas kosong kepada siswa agar diisi pertanyaan gramatika yang belum difahami
• Potongan kertas yang telah diisi dengan pertanyaan tadi agar diberikan kepada teman sebelahnya untuk dibaca dan diberi tanda cheklist (v) jika ia ingin mengetahui jawabanya. Jika tidak harus diberikan langsung pada teman berikutnya

19. ISTINTAJIYAH (Pengambilan Kesimpulan)
• Guru memberikan contoh-contoh kalimat pola tertentu, misalnya fiil fail dan mubtada’ khabar berikut : (Qala al-ustadzu, jalasa Ahmadu, Al-ustadzu qala, Ahmadu jalasa
• Guru menjelaskan kalimat nomor 1 dan 2 bahwa isim-isim yang digaris bawahi merupakan fail, sedanagkan fiilnya adalah kalimat sebelumnya
• Siswa diminta membandingkan dengan kalimat nomor 3 dan 4 pada kata yang bergaris bawah apakah kedudukanya sama dengan nomor 1 dan 2 atau tidak
• Setelah siswa mengidentifikasi perbedaanya maka dijelaskan bahwa kalimat nomor 3 dan 4 adalah susunan mubtada’khabar
• Untuk memantapkan siswa diberi contoh lain dengan pola yang sama
• Guru melakukan kesimpulan, klarifikasi dan tindak lanjut.

20. MUQARANAT AL-NASH (Perbandingan Teks)
• Guru memberikan teks yang berbeda namun temanya sama, misalnya dari majalah, surat kabar, buku dan lain-lain
• Siswa dibagi beberapa kelompok kecil
• Masing-masing kelompok diminta untuk mencari pembedaan teks-teks diatas pada unsur gramatikanya
• Diskusikan bersama-sama hasil perbandingan yang telah dilakukan siswa bersama-sama secara runtut dan logis
• Guru melakukan kesimpulan, klarifikasi dan tindak lanjut.


(selamat mencoba...)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar